Halaman Utama

Jurnal dan ebook pertanian

Panduan Perikanan Skala Kecil, Budidaya Udang Windu, dengan Pemberian Pakan dan Tanpa Aerasi.
25/10/2015 | Administrator
article thumbnail

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas selesainya penyusunan Better Management Practices (BMP), Seri Panduan Perikanan Skala Kecil, Budidaya Udang Windu, dengan Pemberian Pakan dan Tanpa Ae [ ... ]


Artikel lainnya

Sertifikasi

RSS Sindikasi





Pencarian Web

Webpupukdsp.com

Pencarian Dokumen

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini149
mod_vvisit_counterTotal476862

Sindikasi

Manfaat Kaptan DSP (Dolomit Super Prima) Untuk Tambak PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Web Master   
Friday, 20 November 2015
 
tambak udang, bandeng, rumput lautPengapuran dengan Kaptan DSP (Dolomit Super Prima) bertujuan meningkatkan dan atau menjaga pH tanah dan air tambak agar sesuai dengan standar yang diperlukan, selain itu akan meningkatkan kadar Oksigen dan kecerahan air pada tambak. Pengapuran  juga akan meningkatkan dan memperba- nyak tumbuhnya plankton baik fitoplankton maupun zooplankton serta kelekap atau lumut yang merupakan pakan alami udang dan ikan. Pengapuran, seperti juga pemupukan Urea dan SP 36 tidak ditijukan langsung untuk dimakan ikan atau udang. Pemupukan dimaksudkan untuk merangsang dan memperbanyak tumbuhnya plankton dan kelekap sebagai pakan alami.
 
 
Tambak di Sulawesi lebih banyak dibangun di daerah yang umumnya bertanah masam atau ber-pH rendah, banyak mengandung zat Alumunium (Al), zat besi (Fe) seperti di Malili. Tanah dasar tambak yang masam akan menurunkan pH air tambak, walaupun pada mulanya air laut  ber-pH tinggi yang dimasuk-kan ke tambak. Faktor penyebab rendahnya pH tanah dan air tambak adalah :
1. Asal bahan induk pembentuk tanah pada tambak yang umumnya masam, mengandung zat besi (Fe), dan Aluminium (Al) yang tinggi, atau karena faktor alam aslinya.
2. Adanya proses dekomposisi (pembusukan / penguraian) bahan organik dalam tambak yang berasal dari sisa tanaman dan akarnya, penggunaan kompos atau pupuk kandang serta berasal dari sisa pakan yang tidak termakan dan akumulasi kotoran ikan dan udang.
3. Penggunaan pupuk yang bersifat masam dan mengasamkan tambak seperti Urea, ZA dan NPK.
4. Curah hujan yang tinggi yang mempercepat proses pencucian (leaching unsur hara yang ada)
Untuk menjaga pH air tambak, lakukan pemantauan dan pemerik-saan pH air dan tanah dasar tambak secara berkala.
Rumput laut Glaselaria merupakan tumbuhan air, sebagai tumbuhan tetap membutuhkan zat-zat hara untuk pertumbuhan dan per-kembangannya. Dengan pH ideal (pH 6 - pH 9) rumput laut akan tumbuh sehat dan subur dengan kandungan jelly yang tinggi. Hal tersebut menjadikan rumput laut berkwalitas tinggi dengan produksi yang tinggi pula. Air tambak dengan pH 6 - pH 9 rumput laut lebih tahan terhadap penyakit, seperti penyakit batang putih dan patah-patah serta terhindar dari lilitan lendir yang melekat pada tanaman.
 
Terakhir Diperbaharui ( Thursday, 19 November 2015 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Dolomit Super Prima

Frontpage Slideshow (version 2.0.0) - Copyright © 2006-2008 by JoomlaWorks

Artikel / Informasi

Pengantar Pupuk & Tanaman
02/01/2009 | web master

Usaha pertanian, perkebunan, perikanan serta tambak  zaman sekarang berorientasi pada hasil yang lebih tinggi serta kwalitas yang lebih baik. konsekwensinya akan terjadi peningkatan kebutuhan tan [ ... ]


Artikel lainnya